Home Lifestyle Weird Genius Gabungkan Gamelan Khas Bali dan EDM di Lagu DPS

Weird Genius Gabungkan Gamelan Khas Bali dan EDM di Lagu DPS

Musik tradisional Indonesia sepertinya memang jadi andalan grup musik Weird Genius. Membawa unsur musik dan budaya Jawa lewat lagu serta video klip Lathi, Weird Genius sukses menyihir penikmat musik Electronic Dance Music (EDM).

Sejak dirilis April 2020 lalu, video klip Lathi telah ditonton lebih dari 76 juta warganet. Bahkan berkat ketenaran Lathi, foto grup musik yang digawangi Eka Gustiwana, Reza Oktovian, dan Billy Taner terpampang di billboard Time Square, New York, Amerika Serikat.

Kegemaran menggabungkan musik tradisional Indonesia dengan irama EDM rupanya sudah dimulai sejak merilis lagu perdana mereka.

Di lagu yang diberi judul DPS itu, Weird Genius mengkolaborasikan irama musik elektronik dengan gamelan atau terompong.

“Weird Genius presents our first single and Music Video: DPS. The Music Video and the Music itself are inspired by the true beauty of Indonesian Culture, especially Bali. We took the sample of Gamelan (Terompong), one of the Indonesian traditional musical instruments and we incorporated it into our track. DPS. Enjoy,” tulis keterangan di deskripsi video DPS.

Tidak hanya instrumen musiknya saja, video klip yang diriis di platform Youtube pada 22 November 2016 ini juga mengambil lokasi syuting di beberapa spot seperti pantai, jalanan, dan pura yang adi Kota Denpasar, Bali.

Dikutip dari Wikipedia, Gamelan atau terompong sendiri adalah alat musik dari paduan kayu likuan sebagai bilahnya dan resenatornya memakai batok kelapa atau dikenal dengan nama istilah “beruk”.

Kemudian pada bilah yang mulanya dari paduan kayu likuan diganti menjadi besi dengan harapan agar suaranya merdu serta menambah beberapa perangkat alat gamelan, sehingga menjadi satu set gamelan terompang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini