Home Unik Villa Isola: Sejarah Panjang hingga Pengakuan Sunda Empire

Villa Isola: Sejarah Panjang hingga Pengakuan Sunda Empire

Mungkin tidak banyak orang yang mengenal nama Villa Isola. Hal ini dikarenakan namanya sudah diganti menjadi Bumi Siliwangi dan difungsikan sebagai gedung rektorat Universitas Pendidikan Indonesia.

Bangunan dengan arsitektur unik ini sudah ada sejak zaman kolonialisme Belanda di Indonesia, lho! Pemiliknya adalah seorang pria berkelahiran Yogyakarta dan merupakan keturunan italia-Jawa.

Lantas mengapa vila ini justru dibangun di daerah Sukasari, Bandung? Yuk, simak kisah lengkapnya!

Sejarah Villa Isola

Villa Isola mulai dibangun pada 1933 oleh biro Algemeen Ingenieurs en Architecten (AIA) dan bekerja sama dengan seorang arsitek bernama seorang arsitek bernama Charles Prosper Wolff Schoemaker. Dalam satu tahun, villa yang dibangun dengan gaya Art Deco ini dapat selesai dibangun. Secara singkat, desain bangunan ini merupakan campuran desain Eropa dan Hindia belanda.

Pemilik pertama villa ini adalah Dominic Willem Berretty. Ia merupakan seorang pengusaha kaya yang memiliki usaha percetakan surat kabar saat itu.

Saat itu ia dikenal dekat dengan pemerintah Hindia Belanda. Oleh karena itu, korannya banyak digunakan untuk kepentingan pemerintah Belanda saat itu. Namun, terdengarlah kabar bahwa ternyata ia juga dekat dengan pemerintah Jepang. Akhirnya, pemerintah Belanda marah kepadanya.

Melihat hal tersebut,  Berretty memutuskan untuk mengasingkan diri ke tempat yang lebih tenang. Karena ia sangat kaya, ia pun menyewa seorang arsitektur handal saat itu dan mendirikan sebuah vila besar yang mirip seperti istana.

Di bagian dalam villa, ia meminta dibuatkan ukiran tulisan dengan kalimat M’Isolo E Vivo, yang diambil dari bahasa Italia, berarti “Saya mengisolasi diri dan bertahan hidup.

Dari kalimat tersebut, ia menamakan villanya Villa Isola.

Alih fungsi Villa Isola

Berretty hanya menikmati istana isolasinya selama setahun. Ia meninggal akibat kecelakaan pesawat dari Belanda menuju Indonesia.  Setelah Berretty meninggal dunia, Villa Isola mengalami beberapa kali perubahan fungsi.

Pertama ia diubah menjadi sebuah hotel yang disebut Hotel Isola.  Tidak lama sebelum terjadi Perang Dunia ke-2, villa tersebut dijadikan sebagai markas besar Komandan Divisi Angkatan Darat Bandung.

Karena ada pertempuran hebat di bagian utara Bandung, Villa Isola pun terkena ledakan bom. Setelah terbengkalai selama bertahun-tahun, Villa Isola kembali dibuka oleh Jepang pada 1943 dan dijadikan sebagai museum perang dan kemenangan Jepang.

Tidak sampai di sana. Setelah proklamasi, alih fungsi Villa Isola kembali terjadi. Ia digunakan sebagai markas besar Divisi Siliwangi setelah akhirnya dijadikan sebagai gedung rektorat UPI dan berganti nama menjadi Bumi Siliwangi.

Villa Isola dan Sunda Empire

Menurut salah satu pejabat tingginya, Rangga Sasana, Sunda Empire merupakan sebuah kerajaan dalam bentuk kekaisaran matahari yang telah ada sejak masa Alexander The Great. Perkumpulan yang disebut dengan kerajaan ini menunjuk seorang pemimpin yang disebut dengan Grand Prime Minister. Pusat pemerintahan mereka berada di Bandung. Anggotanya mengklaim bahwa Sunda Empire telah menguasai 54 negara di dunia.

Bahkan mereka mengatakan bahwa organisasi dunia, Perserikatan Bangsa-bangsa lahir di Bandung dan merupakan  organisasi yang dikuasai oleh Sunda Empire. Namun organisasi ini dipindahkan ke Amerika Serikat untuk bertugas sebagai Dewan Keamanan.

Meskipun dalam sejarah tercatat bahwa Villa Isola dikaitkan dengan pengasingan (karena isola berarti pulau, berkaitan erat dengan tempat pengasingan), Sunda Empire percaya bahwa Isola yang dimaksud di sini adalah singkatan dari International Soldier Leader.

Hal ini dikarenakan Sunda Empire percaya bahwa Pakta Atlantik Utara (NATO) lahir di Villa Isola. Rangga Sasana bahkan mengaku bahwa ia merupakan salah satu pejabat tinggi dari aliansi militer tersebut.

Karena merasa Villa Isola adalah tempat lahir dari salah satu aliansi milik mereka, Sunda Empire kerap mengadakan pertemuan dan acara di Villa Isola atau taman dekat Villa Isola.

Sebagai pecinta kisah sejarah, menurut kamu manakah cerita yang benar? Apakah Villa Isola tempat pengasingan atau tempat lahirnya aliansi militer NATO?

Yuk Cari tahu lagi informasi yang lebih tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Carok, Tradisi Duel Sengit dari Madura

Indonesia dikenal sebagai negara multikultural. Negara ini terdiri dari beragam suku bangsa yang masing-masing memiliki kebudayaan yang khas...

Tradisi Unik pada Pernikahan Suku Tidung: Pengantin Dilarang Buang Air Besar

Berbicara tentang suku, budaya, dan tradisi, Indonesia merupakan sebuah wilayah yang sangat kaya akan hal-hal tersebut. Setiap wilayah di Indonesia memiliki budaya...

Misteri Desa Karang Kenek: Kutukan atau Kebetulan?

Jika kita berbicara soal misteri, negara kita pasti selalu masuk daftar negara dengan banyak hal unik serta misteri-misteri yang belum terpecahkan. Beberapa...

Misteri Batu Bleneng di Tol Cipali

Bukan hanya hutan, gunung, laut, jembatan, ternyata jalan tol di Indonesia juga ada yang menyimpan misteri yang hingga saat ini belum terpecahkan.

Komentar terkini