Home Cerita Ungkap Tsunami Purba di Selatan Jawa Lewat Mitos Nyi Roro Kidul

Ungkap Tsunami Purba di Selatan Jawa Lewat Mitos Nyi Roro Kidul

Berada di zona subduksi pertemuan lempeng benua Asia dan Australia membuat Indonesia memiliki potensi bencana. Bencana alam yang timbul akibat pertemuan lempeng itu mulai dari letusan gunung berapi, gempa hingga tsunami.

Gempa dan tsunami besar sudah menghantam wilayah Indonesia sejak masa lampau. Salah satunya di selatan pulau Jawa. Cerita soal tsunami purba tersebut oleh masyarakat Jawa dikaitakan dengan mitos Nyi Roro Kidul.

Nyi Roro Kidul dalam budaya Jawa dikenal sebagai penunggu pantai selatan. Keterkaitan antara mitos Nyi Roro Kidul dan tsunami purba di selatan Jawa menarik perhatian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Peneliti paleotsunami Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Yulianto melakukan penelitian tentang tsunami purba di selatan Jawa melalui pendekatan mitos Nyi Roro Kidul.  Dirinya melacak keberadaan jejak tsunami pada masa lalu melalui kisah-kisah dongeng dan mitos. Metode ini dikenal sebagai geomitologi.

“Prinsip yang digunakan adalah bumi mempunyai siklus untuk peristiwa-peristiwa yang ada di dalamnya apakah itu letusan gunung, tsunami, banjir, gempa, dan sebagainya. Kejadian alam dan mitos ini kemudian dapat disatukan dalam ilmu geomitologi,” ujar Eko.

Eko mengawali peneltiannya lewat penggalian deposit tsunami. Ia menemukan adanya lapisan pasir di daerah Pangandaran yang mengindikasikan pernah terjadi tsunami purba sekitar 400 tahun lalu.

Eko pun melanjutkan penelitiannya di pesisir lain Pulau Jawa dan menemukan rekam jejak yang sama di sekitaran era yang sama pula. Berdasarkan penemuannya tersebut, dirinya lantas mengaitkannya dengan apa yang tertuang dalam kumpulan naskah Babad Tanah Jawi.

“Ada cerita Panembahan Senopati bertapa di pantai Selatan Jawa untuk meminta bantuan kepada Ratu Kidul untuk dapat membangun kerajaan Mataram, sedangkan dirinya bukan keturunan langsung raja. Setelah pertapaan tersebut, timbulah gelombang tinggi,” sebutnya.

Tak ingin berhenti sampai di situ, Eko juga mengaitkan tsunami purba di selatan Jawa dengan tembang Serat Sri Nata yang menyebutkan adanya bencana gelombang tinggi, airnya panas sehingga menewaskan banyak penduduk dan mahluk hidup lainnya.

Dalam video dokumenter yang diunggah LIPI di channel Youtubenya berjudul The Untold Story of Java Southern Sea, Eko berharap untuk bisa melengkapi mitos-mitos ini dengan bukti ilmiah untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini