Home Teknologi Smartphone Android Bakal Bisa Deteksi Gempa Bumi

Smartphone Android Bakal Bisa Deteksi Gempa Bumi

Informasi yang simpang siur serta deteksi dini yang masih minim saat terjadi gempa bumi mendorong ahli untuk merancang deteksi gempa yang terhubung pada smartphone berbasis Android.

Secara konsep, akselerometer yang ada di ponsel Android dirancang untuk menjadi sumber data untuk algoritma pendeteksi gempa bumi. Sistem tersebut nantinya akan secara otomatis mengirimkan peringatan kepada orang-orang yang mungkin terdampak.

Pada prakteknya nanti, smartphone dilengkapi dengan akselerometer kecil yang dapat mendeteksi sinyal yang mengindikasikan kemungkinan gempa bumi sedang terjadi.

Jika ponsel mendeteksi sesuatu yang menurutnya mungkin gempa bumi, ponsel akan mengirimkan sinyal ke server deteksi gempa bersama dengan lokasi guncangan terjadi.

Server kemudian menggabungkan informasi dari banyak ponsel untuk mengetahui apakah gempa bumi sedang terjadi. Sistem ini juga didukung dengan kecerdasan algoritma mengolah big data.

Peringatan dini gempa bumi tersebut akan dikirim kepada pengguna Android yang tinggal di daerah yang tidak memiliki sistem peringatan berbasis seismometer.

Dalam tahap ujicoba ini, pengguna smartphone Android yang berminat bisa menjadi relawan. Jika setuju dengan segala persyaratannya, maka akselerometer di ponsel mereka akan menjadi salah satu poin data untuk mendeteksi gempa.

Deteksi gempa bumi melalui smartphone Android ini dikembangkan oleh Google. Google mengklaim sistem peringatan gempa bumi ini bakal menjadi jejaring peringatan gempa bumi pertama dunia. Namun, saat ini sistem itu baru diuji di California, Amerika Serikat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini