Home Jejak Sambisari, Candi di Bawah Permukaan Tanah Akibat Merapi

Sambisari, Candi di Bawah Permukaan Tanah Akibat Merapi

Jika candi-candi lain berada di atas bukit atau dekat area persawahan, berbeda dengan Candi Sambisari. Candi bercorak Hindu yang ada di Yogyakarta ini letaknya ada di bawah permukaan tanah.

Dikutip dari visitingjogja.com, disebutkan dahulu permukaan tanah daerah di sekeliling candi tidak lebih tinggi dari lahan datar tempat Candi Sambisari berada, namun diduga karena tanah pasir dan bebatuan yang terbawa oleh letusan Gunung Merapi pada tahun 1006 telah menimbun daerah tersebut.

Akibatnya, Candi Sambisari ikut terbenam dalam timbunan, sehingga saat ini posisinya menjadi lebih rendah dari permukaan tanah di sekelilingnya.

Candi Sambisari ini terletak sekitar 6,5 meter di bawah permukaan tanah, sehingga jika dilihat dari kejauhan candi tersebut tidak tampak. Saat ini lahan di sekeliling candi telah digali dan ditata, membentuk lapangan persegi dengan tangga di keempat sisinya.

Candi Sambisari diduga berasal dari peradaban Mataram Kuno. Dilihat dari struktur bangunannya, candi dibangun sekitar tahun 812 hingga 823 masehi, masih satu periode dengan Candi Prambanan.

Diperkirakan dibangun pada awal abad ke-9 oleh Rakai Garung, seorang Raja Mataram Hindu dari Wangsa Syailendra.

Komplek candi terdiri dari 1 buah candi induk dan 3 buah candi pendukungnya. Terdapat juga 8 buah lingga patok yang tersebar sesuai penjuru arah mata angin. Sepintas candi ini tampak seperti sebuah kastil di tengah taman.

Saat menaiki tangga pintu masuk candi induk, kamu akan menjumpai hiasan berupa singa yang ada didalam mulut makara, sebuah hewan dalam mitologi kuno. Setelah menaiki tangga kamu akan menemukan selasar selebar kurang lebih 1 meter.

Di sisi utara terdapat arca Dewi Durga yang merupakan istri dari Dewa Syiwa, dengan 8 tangan yang masing-masing menggenggam senjata. Kemudian di sisi timur terdapat arca Ganesha dan di selatannya terdapat arca Agastya dengan tasbih yang dikalungkan di lehernya.

Di dalam bilik utama candi induk terdapat lingga dan yoni. Keberadaan lingga dan yoni ini menegaskan bahwa candi ini dipakai sebagai pemujaan Dewa Syiwa. Keluar dari bangunan candi utama, di sisi barat kamu akan dapat melihat ketiga candi pendamping.

Lokasi candi Sambisari berada di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari pusat kota Yogyakarta berjarak 15 kilometer ke arah timur laut atau 2 kilometer dari Bandara Adisucipto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Banten : Tanah Para Ksatria

Mungkin kita sepakat bahwa saat ini Banten adalah tanahnya para jawara. Tidak terhitung sudah berapa jumlah pendekar yang dihasilkan daerah itu dari...

Penyamun Kidul, Si Pengacau Kompeni

Pasca merengkuh Tanah Priangan dari Mataram melalui serangkaian perjanjian di tahun 1677, Kompeni tidak langsung mengurus wilayah barunya itu. Di samping maskapai...

Pembagian Wilayah Cirebon Dari Masa Ke Masa

Sejak dirintis oleh Pangeran Walangsung a.k.a Pangeran Cakrabuana di era Pajajaran akhir, Cirebon telah mengalami perkembangan yang luar biasa. Pedukuhan kecil yang...

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Komentar terkini