Home Berita Pasar Pramuka Kembali Buka Pasca Tutup Sementara

Pasar Pramuka Kembali Buka Pasca Tutup Sementara

Setelah sempat ditutup akibat adanya pedagang yang positif Covid-19, kini Pasar Pramuka, Jakarta Timur telah beroperasi kembali, Kamis (16/7/2020).

“Tidak ada ganjil genap dan penutupan usaha lagi. Sekarang sudah normal seperti biasa,” kata pedagang toko obat herbal Bahagia, Abdullah (35) di Jakarta, Rabu seperti dikutip dari laman jktinfo.id.

Penutupan pasar yang terkenal dengan pusat perlengkapan medis dan penjualan obat ini karena salah satu pedagang di pasar tersebut positif Covid-19 berdsarkan rapid test dan swab test pekan lalu.

Lebih lanjut, Kepala Pasar Pramuka, Saniyem mengatakan, kegiatan tes swab hari ini melibatkan 150 pedagang.

“Untuk hasilnya belum keluar, mungkin hasilnya seminggu ke depan baru keluar,” ujarnya.

Sementara untuk peserta tes cepat atau rapid test yang menunjukkan gejala reaktif disarankan untuk isolasi secara mandiri di rumah.

“Kemarin untuk sterilisasi pasar kami semprot disinfektan seluruh pasar sampai ke masjid. Selain secara mandiri juga bantuan dari damkar,” katanya.

Pasar Pramuka adalah salah satu pasar di Jakarta yang terkenal sebagai pusat perlengkapan alat medis dan dikelola oleh PD Pasar Jaya. Pasar ini berdiri pada tahun 1975, terdiri dari empat lantai.

Mulai dari perlengkapan laboratorium, alat kesehatan maupun oat-obatan bisa kalian dapatkan. Pasar ini terletak di Jalan Pramuka, Jakarta Timur.

Pasar Pramuka terkenal karena harga yang dijual dibawah harga pasaran dan memiliki produk yang lengkap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini