Home Berita Pantau Warga, Ketua RT di Depok Wajib Punya Medsos

Pantau Warga, Ketua RT di Depok Wajib Punya Medsos

Para ketua RT di Kota Depok dihimbau untuk memiliki akun media sosial. Tujuannya agar dapat memantau warganya selama pandemi Covid-19

Pemkot Depok mengeluarkan instruksi walikota nomor 03 tahun 2020 tentang program peduli terhadap tetangga atau dikenal dengan nyaba tetangga online.

Dengan adanya instruksi tersebut, para camat dan lurah di Kota Depok dapat memantau kondisi warga. Sehingga dapat diketahui apa warga membutuhkan bantuan atau tidak.

Dalam sistem nyaba tetangga online ini, para camat dan lurah berkoordinasi dengan para ketua RT dan para ketua Satgas Kampung Siaga Covid-19 dalam pelaksanaannya. Selain itu melaporkan setiap periodik pelaksanaan program tersebut kepada Wali Kota Depok.

Teknis program tersebut para ketua RT harus memiliki serta aktif memantau beragam platform media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook, dan aplikasi pesan instan WhatsApp.

Ketua RT juga diminta untuk mendorong kepedulian warga yang memiliki akses internet untuk memantau warga lainnya yang tidak memiliki akses internet. Sehingga dapat diketahui secara online.

“Dalam media sosial tersebut setiap hari ketua RT atau pengurus menanyakan kondisi warga atau menyapa warga tetangganya secara pribadi,” demikian tulis instruksi tersebut seperti dikutip dari laman depok24jam.com.

Jika diketahui ada tetangga yang sakit, maka ketua RT wajib menanyakan kepada warga yang sakit tersebut terkait gejalanya. Sehingga jika membuthkan pertolongan medis dapat langsung ditindaklanjuti.

Jika menunjukan gejala Covid-19 seperti panas tinggi, batuk sesak maka langsung lapor ke Ketua Satgas Kampung Siaga setempat yang kemudian diteruskan ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Banten : Tanah Para Ksatria

Mungkin kita sepakat bahwa saat ini Banten adalah tanahnya para jawara. Tidak terhitung sudah berapa jumlah pendekar yang dihasilkan daerah itu dari...

Penyamun Kidul, Si Pengacau Kompeni

Pasca merengkuh Tanah Priangan dari Mataram melalui serangkaian perjanjian di tahun 1677, Kompeni tidak langsung mengurus wilayah barunya itu. Di samping maskapai...

Pembagian Wilayah Cirebon Dari Masa Ke Masa

Sejak dirintis oleh Pangeran Walangsung a.k.a Pangeran Cakrabuana di era Pajajaran akhir, Cirebon telah mengalami perkembangan yang luar biasa. Pedukuhan kecil yang...

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Komentar terkini