Home Lifestyle Kuliner Nasi Kentut, Kuliner Medan yang Wanginya Menggoda

Nasi Kentut, Kuliner Medan yang Wanginya Menggoda

Masyarakat Indonesia tidak dapat dipisahkan dari nasi. Bahkan jika berkunjung ke luar negeri sekalipun, orang Indonesia pasti mencari nasi untuk makan.

Ketergantungan terhadap nasi yang tinggi, maka tak heran ada banyak kuliner tradisional yang menjadi nasi sebagai andalan.

Jika di Jawa terkenal dengan Nasi Kucing, di Medan Sumatera Utara ada kuliner berbahan utama nasi yang mananya sedikit nyeleneh dan menggelitik di telinga: Nasi Kentut.

Eits! Jangan tertipu dulu dengan namanya. Nasi Kentut memiliki tekstur lembut pada nasinya. Selain itu aromanya juga harum. Nama Nasi Kentut sebenarnya berasal dari bumbu khas yang dibuat dari daun kentut (paederia foetida). Di beberapa daerah, dikenal dengan nama daun sembukan.

Dikutip dari Indonesia.go.id, tumbuhan merambat ini dikenal oleh masyarakat Medan memiliki khasiat dapat melancarkan pencernaan, mengatasi perut kembung, bahkan mengobati sakit maag dan sariawan.

Selain daun sembukan, nasi ini juga diolah dengan bumbu rempah-rempah lain seperti kunyit. Kemudian nasi ini dimasak dengan cara dibungkus daun pisang dan kemudian di kukus atau dipanggang hingga matang.

Penampilan kuliner khas Medan ini nyatanya menggugah selera dengan nasi pulen ditambah wangi-wangian dari bumbu yang khas.

Menikmati seporsi Nasi Kentut tentu semakin nikmat dengan menyantap lauk. Ada beragam pilihan yang dapat menjadi teman nasi kentut, seperti ikan teri, kentang pedas, pepes oncom, tumis sayur, hingga ayam goreng.

Jangan lupakan juga sambal terasi atau sambal ijo sebagai pelengkap cita rasa kenikmatan Nasi Kentut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Banten : Tanah Para Ksatria

Mungkin kita sepakat bahwa saat ini Banten adalah tanahnya para jawara. Tidak terhitung sudah berapa jumlah pendekar yang dihasilkan daerah itu dari...

Penyamun Kidul, Si Pengacau Kompeni

Pasca merengkuh Tanah Priangan dari Mataram melalui serangkaian perjanjian di tahun 1677, Kompeni tidak langsung mengurus wilayah barunya itu. Di samping maskapai...

Pembagian Wilayah Cirebon Dari Masa Ke Masa

Sejak dirintis oleh Pangeran Walangsung a.k.a Pangeran Cakrabuana di era Pajajaran akhir, Cirebon telah mengalami perkembangan yang luar biasa. Pedukuhan kecil yang...

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Komentar terkini