Home Berita Mobil Maung Versi Sipil Siap Diproduksi

Mobil Maung Versi Sipil Siap Diproduksi

PT Pindad Persero meluncurkan produksi terbarunya, kendaraan taktis 4×4 yang diberi nama Maung. Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto mencoba secara langsung performa dari Maung di Sirkuit Sentul, Minggu (12/7/2020).

Maung memiliki kecepatan aman 120 km/jam, transmisi manual 6 speed dan mampu menjangkau jarak tempuh hingga 800 km.

Maung juga dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Kelebihan utama dari Maung adalah mampu menerjang medan-medan sulit dan beroperasi lepas ruas jalan aspal. Meskipun begitu, Maung tetap prima dioperasikan di ruas jalan aspal dan mampu bermanuver dengan baik.

Tidak hanya diproduksi untuk militer, mobil rantis Maung juga dijual untuk masyarakat sipil atau umum. Berbeda dengan versi militer, Maung yang dijual ke publik tidak dilengkapi peralatan militer seperti senjata maupun kaca anti peluru.

Terkait kapan Maung untuk masyarakat sipil diprodukisi, Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose menyebut tahun awal 2021.

“Awal tahun depan kita mulai prototype yang versi sipil,” ujar Abraham seperti dikutip dari Liputan6.com.

Soal harga, Abraham mengunkapkan harga Maung versi sipil lebih murah dari versi militer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini