Home Berita Merah Putih Dibentangkan di Titik Nol Sungai Ciliwung

Merah Putih Dibentangkan di Titik Nol Sungai Ciliwung

Menyambut hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, bendera merah putih sepanjang 100 meter dengan lebar 4 meter dibentangkan di Situ Telaga Saat, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu (16/8/2020) pagi.

Pengibaran bendera digawangi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Batalyon 14/Bhadrika Sena Baladika, bersama relawan pecinta alam yang pernah membersihkan kawasan konservasi ini beberapa tahun lalu.

Wakil Komandan Jenderal Kopassus, Brigjen TNI M Hassan mengungkapkan, pengibaran bendera ini sebagai peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Selain itu ia menyebut dibentangkannya merah putih di Talaga Saat selain untuk memperingati hari kemerdekaan juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kilometer 0 sungai Ciliwung.

“Temanya kan Merah Putih Telaga Saat Untuk Indonesia Jaya. Artinya, Indonesia akan meraih kejayaannya pada hari kemerdekaan ke-75 ini,” kata M Hassan.

Selain menjadi penampungan air Sungai Ciliwung yang utama, Telaga Saat juga mempunyai beberapa potensi wisata yang dapat dikembangkan.

Seperti adanya kopi Cibulao, konservasi elang Jawa hingga menjadi tempat lintasan burung raptor asal Asia dan Eropa yang akan bermigrasi ke benua Australia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini