Home Lifestyle Film Mengenal Kerambit, Senjata Khas Minang yang Muncul di Film Hollywood

Mengenal Kerambit, Senjata Khas Minang yang Muncul di Film Hollywood

Indonesia dikenal memiliki banyak suku serta budaya daerah yang beragam dan khas. Keberagaman suku dan budaya tersebut terlihat dari beraneka senjata tradisional yang dikenal masyarakat di tanah air.

Salah satu senjata tradisional khas Indonesia bernama Kerambit. Di ranah Minang Kerambit juga dikenal dengan nama kurambiak atau karambiak.

Dilansir dari laman Goodnewsfromindonesia.id, Karambit merupakan pisau kecil. Berbentuk melengkung seperti kuku harimau dan terdapat lubang pada pegangannya.

Sementara itu dari laman Wikipedia, berdasarkan sejarah tertulis, Kerambit berasal dari Minangkabau, lalu kemudian dibawa oleh para perantau Minangkabau berabad yang lalu dan menyebar ke berbagai wilayah, seperti Jawa, Semenanjung Melayu dan lain-lain.

Menurut cerita rakyat, bentuk kerambit terinspirasi oleh cakar harimau yang memang banyak berkeliaran di hutan Sumatera pada masa itu.

Pada awalnya senjata tradisional di Indonesia dibuat sebagai salah satu alat pertanian. Dirancang untuk menyapu akar, mengumpulkan batang padi dan alat pengirikan padi.

Berbeda dengan kerambit, senjata ini sengaja dirancang lebih melengkung seperti kuku harimau, setelah melihat harimau bertarung dengan menggunakan cakarnya.

Hal ini sejalan dengan falsafah Minangkabau yang berbunyi alam takambang jadi guru.

Ketenaran nama Kerambit bahkan menembus hingga mancanegara, salah satunya di industri perfilman Amerika atau Hollywood.

Di Film John Wick: Chapter 3-Parabellum yang rilis pada 2019, terdapat adegan perkelahian yang melibatkan Keanu Reeves sebagai John Wick dan Yayan Ruhian.

Dalam adegan action itu, senjata tradisional Indonesia, Kerambit tersorot kamera. Kerambit di Indonesia dipakai dalam Silat Sumatera seperti Silat Harimau/Silek Harimau Minangkabau.

Kerambit asal Sumatera berdasarkan catatan tertua yang ditemukan adalah penggunaan kerambit yang ditulis pada Asian Journal British medio Juli – Desember 1827.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini