Home Lifestyle Traveler Memandang Kota Serang dari Gunung Pinang

Memandang Kota Serang dari Gunung Pinang

Selain kawasan Kampung Adat Baduy dan Pantai Tanjung Lesung, ada destinasi wisata lainnya yang layak untuk dikunjungi saat berlibur ke Banten.

Gunung Pinang namanya. Nama resmi objek wisata ini sendiri adalah Wisata Alam Gunung Pinang yang lokasi tepatnya berada di Kota Serang, Banten.

Aslinya, Gunung Pinang merupakan sebuah bukit yang tingginya 300 mdpl dengan luas 222 hektare.

Bagi warga Serang dan umumnya warga Banten, mereka tak perlu jauh-jauh untuk menikmati pemandangan nuansa hijau layaknya di Puncak Bogor. Pasalnya, di Gunung Pinang juga terdapat spot untuk merasakan sejuknya udara pegunungan.

Pengunjung juga dapat melihat dengan jelas hamparan laut serta pemandangan Kota Serang, dan Pulau Panjang dari kejauhan. Pemandangan tersebut menjadi incaran pengunjung untuk ber-selfie ria.

Dibalik keindahannya, ternyata ada sebuah cerita dibalik asal-usul penamaan Gunung Pinang. Dikisahkan ada seorang pemuda bernama Dampu Awang. Ia tekun, rajin, dan sangat menyayangi ibunya.

Ia lalu menjadi orang kaya dan memperistri seorang wanita cantik. Sayang harta benda dan istri yang cantik membuat Dampu Awan Lupa diri hingga tak mengakui ibu kandugnya.

Dampu Awang mendapat balasan. Kapalnya terseret angin puyuh hingga terlempar jauh dan akhirnya menjadi gunung yang sekarang menjadi Gunung Pinang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini