Home Agama Masih Pandemi, Ini Niat dan Tata Cara Shalat Idul Adha di Rumah

Masih Pandemi, Ini Niat dan Tata Cara Shalat Idul Adha di Rumah

Masih dalam masa pandemi, pelaksanaan Idul Adha tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sendiri telah mengeluarkan fatwa No 36 Tahun 2020 tentang shalat Idul Adha dan penyembelihan kurban saat wabah Covid-19.

Berdasarkan fatwa tersebut, Shalat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah yang menjadi salah satu syi’ar keagamaan.

Adapun pelaksanaan sholat Idul Adha saat wabah Covid-19 mengikuti ketentuan Fatwa MUI sebelumnya yakni fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah di Saat Wabah Pandemi COVID-19.

Meski sejumlah daerah diperbolehkan menggelar shalat id berjamaah, namun untuk zona merah, pemerintah meminta warga untuk shalat id di rumah. Baik sendiri maupun berjamaah bersama keluarga

Bacaan niat shalat id di rumah

Sebelum shalat diharuskan membaca niat sebagai beritkut

1. Jika shalat sendiri

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa yang artinya “aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

2.Jika shalat berjamaah

ُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa. Yang artinya “aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Tata cara shalat id di rumah

1.Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.

2.Untuk rakaat pertama, membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

3.Membaca surah Al-Fatihah, diteruskan membaca surah dari Al-Quran.

4.Ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti sholat biasa.

5.Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan.

6.Membaca Surah Al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang dari Al-Quran.

7.Ruku, sujud, dan seterusnya hingga salam.

8.Setelah shalat dua rakaat, makmum dianjurkan untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan khatib Idul Adha. Namun jika sendiri tidak perlu ada khutbah.

Meski dalam masa pandemi dan harus shalat id di rumah saja, tak menghalangi kewajiban sebagai shalat muslim untuk beribadah di bulan penuh pengorbanan ini. Selamat hari raya Idul Adha.

sumber: Antaranews.com | Tribunnews.com | islam.nu.or.id.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Sunda, Pakuan, dan Pajajaran: Menggali Akar Historis Konseptual

Pada mulanya, saya sangat kesulitan untuk membedakan apa itu Sunda, Pakuan, dan Pajajaran. Meski tampak sebagai hal yang lazim, pada perkembangannya hal...

Apakah Kerajaan Tertua Nusantara Ada Di Jawa?

Dalam reportase Republika mengenai Khazanah Ke-Tionghoa-an Indonesia tahun 2017, saya menyatakan bahwa gerak massif migrasi etnis Tionghoa ke Nusantara terjadi sejak sekitar...

Peace Treaty Pajajaran-Cirebon: Perjanjian Perdamaian dengan Dasar Kekeluargaan

Pada tahun 1482, Prabu Jayadewata dinobatkan sebagai penguasa Sunda-Galuh dan berkedudukan di Keraton Sanghyang Sri Ratu Dewata, Kedatuan Sri Bima Punta Narayana...

Tarian Lego-Lego Dari Tanah Alor

Tanah Alor yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki tarian yang khas yang bernama Tarian Lego-Lego. Apakah kalian tahu, bahwa...

Komentar terkini