Home Berita Main di Cisadane, Remaja Bogor Hanyut Hingga Tangerang

Main di Cisadane, Remaja Bogor Hanyut Hingga Tangerang

Seorang remaja asal Bogor bernama Miftahul Huda ditemukan tak bernyawa di Pintu Air 10, Kota Tangerang pada Jumat (14/8/2020). Diketahui remaja tersebut telah terbawa arus selama tiga hari sejak rabu.

Menurut keterangan saksi yang juga rekan korban, Jeremi mengatakan dirinya, korban bersama 12 orang lainnya tengah bermain di sekitar Sungai Cisadane.

Korban yang beralamat di Perum Graha Tama Indah, RT 003/RW 010, Desa Ciampea, Kabupaten Bogor itu mengambil foto selfie.

Nahas, saat berswafoto, korban terpeleset di bebatuan lalu hanyut terbawa arus. Rekan korban langsung mencoba menolong namun arus yang kencang membuat korban sulit diselamatkan.

Warga yang mendengar laporan adanya remaja hanyut langsung ke lokasi dan melakukan pencarian.

Petugas gabungan dari Damkar kabupaten Bogor, Basarnas, dan BPBD Kota bogor yang mendapat laporan lalu meluncur ke tempat kejadian perkara dan melakukan penyisiran melalui di berbagai titik yang disinyalir dilewati korban.

Petugas juga mencoba menyelam namun tidak ditemukan keberadaan korban. Pencarian korban sempat terkendala curah hujan yang tinggi.

Tiga hari pencarian akhirnya, Jumat (14/8/2020) sekitar pukul 10.00 WIB, korban ditemukan di Pintu Air 10, Kota Tangerang dalam kondisi meninggal dunia. Berita ini dihimpun berdasarkan keterangan dari Basarnas DKI Jakarta melalui akun media sosialnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini