Home Berita Lomba 17-an dan CFD di DKI Jakarta Ditiadakan

Lomba 17-an dan CFD di DKI Jakarta Ditiadakan

Menyusul berlakunya perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di wilayah DKI Jakarta, kegiatan perlombaan yang biasa digelar dalam perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ditiadakan.

Peniadaan lomba-lomba dalam hari kemerdekaan ini bertujuan untuk memutus penyebaran virus Covid-19. Dikhawatirkan dengan adanya lomba, dapat menyebabkan kerumunan manusia yang tak terkendali. Akibatnya penerapan physical distancing atau jaga jarak mustahil dilakukan.

Meski tak diizinkan menggelar perlombaan, dalam perayaan hari kemerdekaan ini, warga DKI Jakarta tetap diperbolehkan untuk menghias kampung, rumah, maupun kantor.

Untuk upacara bendera tetap diperbolehkan dengan jumlah terbatas dan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Selain perlombaan kemerdekaan, warga DKI Jakarta juga tidak diizinkan untuk berkegiatan di Car Free Day (CFD). Bahkan, berdasarkan informasi yang tertulis di laman Antaranews.com, Pemprov DKI Jakarta telah resmi meniadakan kegiatan CFD.

Peniadaan perlombaan pada 17 Agustus dan CFD telah disetujui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Berdasarkan data dari situs corona.jakarta.go.id, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga Kamis (13/8/2020) sebanyak 27.863 dengan rincian 2.714 dirawat, 6.330 isolasi mandiri, 17.838 sembuh, dan 981 meninggal dunia.

Sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mengumumkan perpanjangan PSBB transisi dari 14 Agustus hingga 27 Agustus 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini