Home Berita Kreatif! Siswa di Sumbawa Belajar Lewat Walkie Talkie

Kreatif! Siswa di Sumbawa Belajar Lewat Walkie Talkie

Terbatasnya akses internet tidak menjadi penghalang untuk sekolah jarak jauh di masa pandemi seperti saat ini.

SD Punik di Desa Punik Kecamatan Batudulang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat mengadakan kelas jarah jauh dengan menggunakan radio komunikasi walkie talkie.

Kegiatan ini diinisiasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Sumbawa. Mereka meminjamkan handy talkie agar anak-anak tetap dapat belajar dari rumah tanpa harus mengkhawatirkan persoalan jaringan internet.

“SD Punik di desa Punik Kecamatan Batudulang menyiasatinya dengan menggunakan perangkat radio komunikasi melaui Frekuesi RAPI 14.320.0, mendengarkan, menyimak dan diskusi berjalan dengan baik,” tulis keterangan di blog RAPI Sumbawa.

Proses belajar mengajar menggunakan radio walkie talkie ini juga terekam kamera dan diunggah ke media sosial. Seperti yang dilihat di akun instagram @undercover.id.

Terlihat seorang anak mencatat pelajaran yang disampaikan oleh guru melalui radio. Sementara dari jarak jauh sang guru memberi tugas dan meminta para siswa mengerjakan dalam waktu 30 menit.

Ketika tugas selesai, siswa diminta untuk mengantarkan ke sekolah satu persatu agar tidak bergerombol. Guru tersebut juga mengingatkan siswa untuk memakai masker.

Warganet memuji kekompakan sekolah, orang tua, dan juga pihak RAPI Sumbawa yang mampu melaksanakan kelas jarak jauh bagi para siswa.

“Kalian terlalu sibuk dengan Zoom Dan Internet, sehingga Lupa ada alat komunikasi Yang murah bahkan gratis. Ga perlu perangkat Motorolla Yang jutaan, cukup Firstcom 200-300 ribu bisa on air tanpa kuota,” ujar warganet dengan akun Facebook Randy Bimantara.

Belum diketahui hingga kapan proses belajar mengajar jarak jauh dengan menggunakan radio walkie talkie ini digelar. Namun, setidaknya cukup membantu di tengah sulitnya sinyal internet dan kondisi ekonomi orang tua siswa.

Dikutip dari Wikipedia, walkie talkie atau dikenal juga dengan nama protofon adalah sebuah alat komunikasi genggam yang dapat mengomunikasikan dua orang atau lebih dengan menggunakan gelombang radio.

Kebanyakan walkie talkie digunakan untuk melakukan kedua fungsinya yaitu berbicara ataupun mendengar. Walkie Talkie dikenal dengan sebutan Two Way Radio ataupun radio dua arah, yang dapat melakukan pembicaraan dua arah, berbicara dan mendengar lawan bicara secara bergantian.

Walkie talkie dapat digunakan dalam jarak 0,5 Km sampai dengan 2,5 Km tanpa menggunakan biaya pulsa seperti menelpon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Sunda, Pakuan, dan Pajajaran: Menggali Akar Historis Konseptual

Pada mulanya, saya sangat kesulitan untuk membedakan apa itu Sunda, Pakuan, dan Pajajaran. Meski tampak sebagai hal yang lazim, pada perkembangannya hal...

Apakah Kerajaan Tertua Nusantara Ada Di Jawa?

Dalam reportase Republika mengenai Khazanah Ke-Tionghoa-an Indonesia tahun 2017, saya menyatakan bahwa gerak massif migrasi etnis Tionghoa ke Nusantara terjadi sejak sekitar...

Peace Treaty Pajajaran-Cirebon: Perjanjian Perdamaian dengan Dasar Kekeluargaan

Pada tahun 1482, Prabu Jayadewata dinobatkan sebagai penguasa Sunda-Galuh dan berkedudukan di Keraton Sanghyang Sri Ratu Dewata, Kedatuan Sri Bima Punta Narayana...

Tarian Lego-Lego Dari Tanah Alor

Tanah Alor yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki tarian yang khas yang bernama Tarian Lego-Lego. Apakah kalian tahu, bahwa...

Komentar terkini