Home Berita Jelang Idul Adha, Perajin Golok Kebanjiran Order

Jelang Idul Adha, Perajin Golok Kebanjiran Order

Mendekati perayaan hari idul adha, tidak hanya hewan qurban yang cari masyarakat, alat untuk menyembelihnya pun juga banyak diburu. Seperti yang diungkapkan salah satu perajin pisau yang kerap menerima pesanan golok sembelih A. Friyana Wiradikarta.

Ditemui di workshop-nya di Jalan Bojong Pesantren, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, AFW sapaan akrabnya mengatakan menjelang Idul Adha, pesanan golok sembelih dan pisau dapur selalu banyak bahkan meningkat dua kali lipat dari biasanya. Biasanya pesanan mulai ada setelah hari raya Idul Fitri hingga mendekati Idul Adha.

“Tahun ini, alhamdulillah masih banyak yang memesan meskipun jumlahnya tidak sebanyak tahun lalu karena ada pandemi Corona sekarang ini,” ungkap pande besi yang telah dikenal di seluruh Indonesia hingga mancanegara ini, Sabtu (18/7/2020).

Disisi lain, pria yang hobi berpetualang di alam terbuka ini menjelaskan, dalam membuat golok sembelih dan pisau dapur ia menggunakan bahan baja high carbon yang anti karat, kuat, dan tidak mudah rusak. Itu yang membuat pisau dengan brand AFW ini awet dan tidak selalu harus diasah.

“Untuk golok sembelih dengan bahan high carbon harganya Rp 1,7 juta. Sedangkan yang medium carbon Rp 900 ribu. Dan untuk pisau dapur itu Rp 150 ribu. Jadi, walaupun pisaunya sederhana tapi kuat, mewah, dan awet. Dan saya buat sarung pembungkusnya pakai kulit,” jelasnya.

Untuk memasarkan pisau buatannya, lanjut AFW, ia memanfaatkan media sosial dan jejaring komunitas. Dari itu, ia mendapat pesanan tidak hanya dari Bogor tapi juga dari luar Bogor bahkan luar pulau Jawa seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan.

“Tahun lalu malah dari Malaysia yang banyak pesan pisau sembelih. Kalau tahun ini belum ada karena dampak dari Corona tadi. Dari itu, untuk memancing kembali animo pembeli, pada bulan April lalu saya memberi diskon sampai 40 persen. Dan alhamdulillah kini gairah pembeli mulai muncul kembali,” aku pria yang mulai membuat pisau adventure sejak tahun 2015 itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Sunda, Pakuan, dan Pajajaran: Menggali Akar Historis Konseptual

Pada mulanya, saya sangat kesulitan untuk membedakan apa itu Sunda, Pakuan, dan Pajajaran. Meski tampak sebagai hal yang lazim, pada perkembangannya hal...

Apakah Kerajaan Tertua Nusantara Ada Di Jawa?

Dalam reportase Republika mengenai Khazanah Ke-Tionghoa-an Indonesia tahun 2017, saya menyatakan bahwa gerak massif migrasi etnis Tionghoa ke Nusantara terjadi sejak sekitar...

Peace Treaty Pajajaran-Cirebon: Perjanjian Perdamaian dengan Dasar Kekeluargaan

Pada tahun 1482, Prabu Jayadewata dinobatkan sebagai penguasa Sunda-Galuh dan berkedudukan di Keraton Sanghyang Sri Ratu Dewata, Kedatuan Sri Bima Punta Narayana...

Tarian Lego-Lego Dari Tanah Alor

Tanah Alor yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki tarian yang khas yang bernama Tarian Lego-Lego. Apakah kalian tahu, bahwa...

Komentar terkini