Home Lifestyle Traveler Ingin Mengunjungi Kampung Baduy? Kenali Aturan Adatnya

Ingin Mengunjungi Kampung Baduy? Kenali Aturan Adatnya

Salah satu suku di Indonesia yang dikenal sangat kental dengan adat istiadatnya ini berada di Provinsi Banten. Suku ini, sangat menjunjung tinggi adat istiadatnya sebagai bentuk penghargaan terhadap alam. Yup! Namanya Suku Baduy, Suku Baduy terdiri dari Baduy Luar dan Baduy Dalam.

Masyarakat Baduy Dalam memiliki perilaku yang lebih teguh saat menjalankan adatnya, sedangkan masyarkat Baduy Luar sudah mulai terpengaruh budaya luar sehingga mengalami perubahan dalam menajalankan adat istiadatnya. Kampung Baduy sejak tahun 1990 telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh pemerintah Lebak.

Ketaatan masyarakat Baduy terhadap peraturan adat mampu menciptakan daerah yang asri dan alami, daerah yang belum terjamah oleh pembangunan dan tekonologi sehingga kita benar – benar merasakan kesegaran alam yang luar biasa jika berkunjung kesana.

Tertarik untuk mengunjungi kampung Baduy? diharapkan pengunjung dapat menaati adat yang berlaku. Mengapa? percaya atau tidak pelanggaran aturan di Kampung Baduy dapat membuatmu mengalami hal buruk. Yuk kita simak apa saja aturannya.

Diwajibkan Menjaga Kebersihan

Hal pertama yang harus dilakukan oleh para pengunjung saat tiba di Kampung Baduy yaitu diwajibkan untuk menjaga kebersihan. Pastinya, kita dilarang untuk membuang sampah sembarangan, bahkan kita juga tidak boleh membawa makanan dari luar ke dalam lingkungan Baduy.

Bersikap Sopan dan Santun

Berikutnya, aturan  yang harus ditaati saat berada di kampung Baduy yaitu bersikap sopan dan santun dalam segala hal termasuk perkataan. Oleh karena itu, saat kita berada di lingkungan Baduy janganlah mengeluarkan ucapan atau kata-kata yang tidak sopan.

Tidak Melakukan Tindakan Asusila

Saat berada di daerah suku Baduy sebaiknya kita juga tidak melakukan tindakan asusila yang melanggar peraturan sekitar. Melakukan perbuatan yang melanggar norma akan mendapatkan hukuman adat.

Tidak Membawa Makanan Dengan Unsur Kertas Dan Plastik

Sebagai pendatang kita tidak diperbolehkan untuk membawa makanan yang terbuat dari bungkus plastik dan kertas. Mengapa? tentunya hal tersebut akan mengotori alamnya karena plastik sangat sulit terurai oleh alam.

Tidak Boleh Mencabut Tanaman

Aturan berikutnya kita dilarang mencabut tanaman, Jika mencabut atau merusak tanaman di sekitar lingkungan Baduy maka akan terkena hukum adat.

Tidak Boleh Membawa Benda Elektronik

Sebagai  kampung yang menjunjung tinggi adat istiadatnya, masyarakatnya dilarang untuk mengikuti perkembangan zaman melalui teknologi yang ada. Salah satu larangannya yaitu tidak boleh menggunakan benda elektronik. Tak hanya masyarakat setempat, pelancong yang berkunjung ke wilayah Suku Baduy pun dilarang membawa benda elektronik

Masyarakat Baduy memang memiliki adat istiadat yang sangat lekat, sebagai pelancong wajib untuk menaatinya. Hal tersebut sebagai bentuk menghargai alam dan masyarakat Baduy yang sampai saat ini mampu menjaga alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Sunda, Pakuan, dan Pajajaran: Menggali Akar Historis Konseptual

Pada mulanya, saya sangat kesulitan untuk membedakan apa itu Sunda, Pakuan, dan Pajajaran. Meski tampak sebagai hal yang lazim, pada perkembangannya hal...

Apakah Kerajaan Tertua Nusantara Ada Di Jawa?

Dalam reportase Republika mengenai Khazanah Ke-Tionghoa-an Indonesia tahun 2017, saya menyatakan bahwa gerak massif migrasi etnis Tionghoa ke Nusantara terjadi sejak sekitar...

Peace Treaty Pajajaran-Cirebon: Perjanjian Perdamaian dengan Dasar Kekeluargaan

Pada tahun 1482, Prabu Jayadewata dinobatkan sebagai penguasa Sunda-Galuh dan berkedudukan di Keraton Sanghyang Sri Ratu Dewata, Kedatuan Sri Bima Punta Narayana...

Tarian Lego-Lego Dari Tanah Alor

Tanah Alor yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki tarian yang khas yang bernama Tarian Lego-Lego. Apakah kalian tahu, bahwa...

Komentar terkini