Home Lifestyle Kuliner Gulai Cubadak dan Katupek Pical, Menu Sarapan dari Minang

Gulai Cubadak dan Katupek Pical, Menu Sarapan dari Minang

Selama ini Sumatera Barat terkenal dengan kuliner khasnya, rendang. Namun masih banyak kuliner khas Minang yang wajib dicoba jika berkunjung ke kota-kota di provinsi yang terkenal dengan rumah gadang ini.

Gulai cubadak, merupakan salah satu menu sarapang yang wajib dicoba jika sedang berada di Sumatera Barat. Gulai cubadak jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia aritnya gulai nangka.

Dalam pemilihan nangka haruslah nangka muda sebab selain mudah diolah, teksturnya lebih lembut dan tidak benyek jika direbus. Gulai cubadak biasanya disajikan dengan ketupat atau dalam bahasa Minang disebut katupek.

Selain dengan katupek, gulai cubadak juga nikmat jika disajikan bersama nasi putih hangat. Sebagai pelengkap biasanya gulai cubadak diberi taburan kerupuk kanji merah yang sudah dihancurkan.

Perpaduan santan dan cabai merah dikuah membuat sensasi rasa pedas di lidah namun tetap nikmat. Jika ingin lebih maknyus sajian katupek gulai cubadak bisa ditambahkan dengan telur balado.

Menu sarapan khas Minang lainnya adalah katupek pical. Katupek pical merupakan campuran ketupat dengan aneka sayuran dan mie kuning. Satu lagi yang membuat katupek pical semakin menggoyang lidah adalah saus kuah kacangnya.

Katupek Pical. (Youtube.com/Alfalegro Tukang Makan)

Sayuran yang terdapat dalam pical kurang lebih sama dengan yang ada pada lontong sayur, di antaranya, irisan sayur kol, daun singkong rebus, gulai paku atau pakis, mie kuning, potongan nangka muda, gulai kemumu dan rebung.

Katupek pical biasanya diberi toping kerupuk kanji merah. Sama seperti gulai cubadak. Katupek pical cocok disajikan untuk sarapan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Banten : Tanah Para Ksatria

Mungkin kita sepakat bahwa saat ini Banten adalah tanahnya para jawara. Tidak terhitung sudah berapa jumlah pendekar yang dihasilkan daerah itu dari...

Penyamun Kidul, Si Pengacau Kompeni

Pasca merengkuh Tanah Priangan dari Mataram melalui serangkaian perjanjian di tahun 1677, Kompeni tidak langsung mengurus wilayah barunya itu. Di samping maskapai...

Pembagian Wilayah Cirebon Dari Masa Ke Masa

Sejak dirintis oleh Pangeran Walangsung a.k.a Pangeran Cakrabuana di era Pajajaran akhir, Cirebon telah mengalami perkembangan yang luar biasa. Pedukuhan kecil yang...

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Komentar terkini