Home Berita Gempa Embusan Terjadi di Gunung Kerinci

Gempa Embusan Terjadi di Gunung Kerinci

Terjadi gempa embusan gas di Gunung Kerinci, Rabu (5/8/2020). Dari puncak gunung yang terletak di provinsi Jambi ini terlihat jelas embusan gas disertai material.

Dikutip dari Antaranews.com, pos pengamatan Gunung Api Kerinci menyebutkan Gunung Kerinci yang statusnya masih berada pada level II (waspada) kembali mengalami gempa embusan dan tremor menerus dan terpantau secara visual dan data seismik.

Pada 2019 lalu, Gunung Kerinci dilanda 212 gempa embusan dan sekali gempa vulkanik dalam sepanjang Rabu 27 November 2019 berdasarkan rekaman seismograf.

Namun, gunung api setinggi 3,805 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu statusnya masih waspada atau level II.

Sebagai informasi, Gunung Kerinci merupakan gunung tipe A aktif yang berada sekitar 130 kilometer arah Selatan Kota Padang, Sumatera Barat.

Gunung Kerinci dapat ditempuh melalui darat dari Kota Jambi menuju Kota Sungaipenuh melalui Bangko. Bisa juga jalur udara dari Bandara Internasional sultan thaha menuju Bandara Depati Parbo di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Selain itu dapat juga ditempuh dari Padang, Lubuk Linggau, dan Bengkulu. Dengan pesawat terbang dapat mendarat di Kota Jambi atau Kota Padang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini