Home Cerita Misteri Dibalik Keindahan Gunung Bromo Ada Cerita Seram yang Beredar

Dibalik Keindahan Gunung Bromo Ada Cerita Seram yang Beredar

Dibalik Keindahan Gunung Bromo Ada Cerita Seram yang Beredar. Keindahan dari Gunung yang berada di wilayah Jawa Timur ini sudah tak bisa diragukan lagi. Oleh karena itulah sudah menjadi pemandangan yang biasa akan banyaknya wisatawan yang mendaki gunung satu ini. Bahkan hampir tiap tahunnya gunung kokoh nan megah itu selalu menjadi list daftar untuk spot liburan.

Tapi, dibalik pesona keindahan yang dimiliki oleh gunung tersebut, ada segelintir kisah seram yang tak banyak orang ketahui. Mungkin cerita seram itu hanya dianggap mitos oleh orang-orang karena memang tak banyak yang bisa melihatnya secara langsung. Hanya orang-orang tertentu lah yang bisa menyaksikan ada misteri apa yang menyelimuti Gunung Bromo.

Kisah Mistis Dibalik Keindahan Gunung Bromo

Layaknya dengan gunung-gunung lain yang pasti memiliki mitos tersendiri yang ada di dalamnya. Begitu juga dengan gunung yang satu ini. Bahkan semua mitos yang masih menjadi misteri tersebut sudah banyak menyita perhatian orang-orang untuk mempercayai hal tersebut. Apa saja misteri itu? Mari simak mitos dan penjelasan berikut ini.

  • Terdapat pusaka dewa yang tertimbun di sekitar gunung

Mitos pertama terkait Gunung Bromo yakni terdapat pusaka dewa yang tertimbun di sekitar gunung. Menurut orang-orang sekitar sana, pusaka-pusaka itu merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit yang dikubur rapi di wilayah tersebut. Konon katanya, penyimpanan pusaka dilakukan agar pengunjung yang mendaki Bromo selalu bisa menjaga sopan santun dan menghormati penjaganya.

  • Mitos adanya istana ghaib yang memiliki 18 tingkat

Mungkin kebanyakan orang tak percaya dengan tahayul akan mengabaikan persoalan ini. namun, mitosnya ada sesepuh sana yang sudah melihat istana ghaib ini. sehingga masyarakat pun percaya akan hal itu. Istana 18 tingkat yang ada di sekitaran Bromo diyakini oleh masyarakat adalah buatan Ki Bromo.

  • Adanya Akar Ghaib yang menyelimuti area kawah pasir Bromo

Mitos satu ini menjadi hal yang sangat terkenal di wilayah Gunung Bromo. Menurut orang-orang yang bisa melihat hal tak kasat mata, ada sebuah legenda terkait akar ghaib yang melintang dan tepat berada di wilayah pasir Bromo.

Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihatnya secara langsung. Menurut mitos yang beredar, akar ghaib inilah yang menjadi pelindung dari Bromo. Jika ada orang yang memiliki niat buruk pada gunung ini saat melakukan pendakian, maka akar ghaib akan menyesatkan orang tersebut. Oleh karena itu, sebelum mendaki gunung ini pasti akan selalu diwanti-wanti untuk membersihkan niat dan hati, serta menjaga lisan dan kesopanannya. Agar tidak terjadi hal-hal buruk yang menimpa.

Nah, itulah tadi penjelasan tentang seputar kisah atau mitos mistis yang ada di Gunung Bromo. Pada hakikatnya memang semua mitos itu belum terbukti kebenarannya dan tidak mengharuskan semua orang mempercayainya. Sebab, pikiran orang terkait hal ghaib itu berbeda-beda, ada yang percaya dan juga ada yang tidak percaya. Namun, hikmah yang bisa diambil adalah alam raya ini ciptaan Tuhan yang paling indah, selaknya kita manusia jangan merusaknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Banten : Tanah Para Ksatria

Mungkin kita sepakat bahwa saat ini Banten adalah tanahnya para jawara. Tidak terhitung sudah berapa jumlah pendekar yang dihasilkan daerah itu dari...

Penyamun Kidul, Si Pengacau Kompeni

Pasca merengkuh Tanah Priangan dari Mataram melalui serangkaian perjanjian di tahun 1677, Kompeni tidak langsung mengurus wilayah barunya itu. Di samping maskapai...

Pembagian Wilayah Cirebon Dari Masa Ke Masa

Sejak dirintis oleh Pangeran Walangsung a.k.a Pangeran Cakrabuana di era Pajajaran akhir, Cirebon telah mengalami perkembangan yang luar biasa. Pedukuhan kecil yang...

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Komentar terkini