Home Kesehatan Asal Usul Terong Belanda dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Asal Usul Terong Belanda dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Oleh Liana

Solanum betaceum adalah nama ilmiah dari buah terong Belanda. Buah yang satu ini bisa dibilang belum terlalu familiar dikonsumsi masyarakat Indonesia. Apa teman-teman pernah merasakannya? Terong Belanda memiliki bentuk yang khas, yaitu bulat seperti telur dan berwarna merah pada bagian luar, sedangkan dalamnya berbentuk kuning. Rasanya asam manis menyegarkan!

Dinamakan terong Belanda apakah buah ini berasal dari Belanda? Teman-teman wajib tahu, dinamakannya terong Belanda karena sebelum masa kemerdekaan yaitu pada tahun 1941 rakyat Indonesia diminta para tentara Belanda menanam buah yang dikenal dengan nama Tamarillo ini. Sebenarnya terong Belanda berasal dari Amerika Latin. Kalau di Indonesia, tumbuhan yang satu ini hanya bisa tumbuh di dataran tinggi sekitar 500-1000 meter di atas permukaan laut dan dengan suhu udara sejuk antara 20-27 derajat celcius. Teman-teman bisa menemukan tanaman terong Belanda ini di Bogor dan daerah Wonosobo.

Buat teman-teman yang belum pernah mencoba buah yang satu ini, ternyata terong Belanda punya banyak manfaat lho. Terlebih di masa pandemi ini, memenuhi asupanan makanan dengan yang alami bisa meningkatkan sistem imun kamu. Berikut manfaat terong Belanda bagi kesehatan yang wajib kamu tahu.

Anti-Aging

Paparan radikal bebas memang menghasilkan efek negatif untuk tubuh, salah satunya penuaan dini. Penuaan dini pada kulit bisa menyebabkan kerutan halus pada wajah. Gak perlu pakai krim anti aging mahal-mahal. Mengkonsumsi terong belanda secara rutin akan mengurangi risiko tersebut, karena kandungan antioksidan dan vitamin E pada terong Belanda dapat menangkal paparan radikal bebas juga memperbaiki tekstur kulit.

Anti-Kanker

Salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang adalah kanker. Tapi ternyata banyak cara yang bisa teman-teman lakukan untuk menangkal pertumbuhan sel kanker dalam tubuh kamu yaitu dengan mengkonsumsi buah terong Belanda. Kandungan Likopen di dalam terong Belanda dipercaya mampu menekan pertumbuhan sel kanker. Meski begitu, teman-teman juga harus mengimbanginya dengan menerapkan perilaku pola hidup sehat.

Meningkatkan Sistem Imun

Salah satu mikronutrisi yang dapat meningkatkan sistem imun adalah makanan yang mengandung vitamin C. Mengkonsumsi terong Belanda dengan porsi yang cukup, tubuh kamu akan membentuk antibodi yang bisa menangkal infeksi virus dan bakteri, sehingga teman-teman tidak gampang sakit.

Memperbaiki Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan yang sehat menandakan tubuh kamu ternutrisi baik dengan serat yang cukup. Apa jadinya jika kebutuhan serat dalam tubuh tidak terpenuhi? Sudah pasti kamu akan mengalami sembelit atau susah buang air besar jika ini terus dibiarkan akan mengakibatkan risiko yang fatal, contohnya wasir. Nah, sebelum hal ini terjadi, cobalah mengkonsumsi terong Belanda karena mengandung serat tinggi yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan kamu.

Mencegah Anemia

Berdasarkan hasil riset , Indonesia menduduki urutan ke lima sebagai negara dengan penderita Anemia terbesar di dunia lho teman-teman. Untuk yang masih dalam usia produktif, Anemia dapat menghambat produktivitas karena teman-teman akan merasa tidak bertenaga sepanjang hari. Untuk itu, masukan buah terong Belanda di list groceries kamu ya. Karena di dalam 100 gram terong Belanda terdapat 0,4-0,9 zat besi yang bisa mengurangi risiko anemia.

Untuk teman-teman yang masih bingung, bagaimana sih mengkonsumsi terong Belanda agar lebih nikmat? Selain bisa dimakan langsung, kamu bisa membuat juice terong Belanda dengan menambahkan susu atau madu, atau bisa juga dibuat sebagai manisan buah.

Jadikan masa karantina ini untuk membangun kebiasaan baru teman-teman, yaitu dengan menerapkan pola makan sehat. Diharapkan, setelah pandemi ini usai, kualitas kesehatan teman-teman dapat lebih baik dari sebelumnya. Stay safe stay healthy!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Relief Candi Borobudur Ungkap Puluhan Tanaman Jawa Kuno

Puluhan spesies tumbuhan era Jawa kuno terungkap melalui identifikasi relief kisah Lalitavistara di Candi Borobudur. Identifikasi itu dilakukan Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan...

Kerupuk Melarat, Camilan Renyah Digoreng Pakai Pasir

Santap siang selain pakai nasi panas dan sambal pedas, ada satu lagi yang tak boleh dilupakan, yaitu kerupuk. Kerupuk bagi banyak orang...

Smartphone Android Bakal Bisa Deteksi Gempa Bumi

Informasi yang simpang siur serta deteksi dini yang masih minim saat terjadi gempa bumi mendorong ahli untuk merancang deteksi gempa yang terhubung...

Kabar DKI Jakarta Zona Hitam Covid-19 Dipastikan Hoaks

Beredar foto peta sebaran kasus Covid-19 di DKI Jakarta lewat jejaring sosial Twitter, Rabu (12/8/2020). Dalam foto itu tertulis keterangan yang menyebut...

Komentar terkini