Home Jejak Artefak Gerabah Era Dinasti Tiongkok Ditemukan di Jawa Timur

Gerabah Era Dinasti Tiongkok Ditemukan di Jawa Timur

Sejumlah gerabah kuno era dinasti Tiongkok kuno ditemukan warga Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur saat mengolah tanah ladangnya. Gerabah kuno tersebut diduga berasal dari zaman Dinasti Ming (1368-1644 masehi).

The Jakarta Post memberitakan bahwa usai ditemukan, benda purbakala tersebut kemudian dibawa pulang oleh warga ke rumahnya.

Berita penemuan gerabah kuno diduga dari dinasti Ming sampai kepada  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek.

Untuk penelitian lebih lanjut, pihak  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  Kabupaten Trenggalek mengajukan laporan resmi kepada Bupati Trenggalek, Balai Arkeologi Yogyakarta (Balar), dan Balai Konservasi Benda Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB).

Benda-benda tersebut diyakini dibawa ke Panggul, Trenggalek oleh pedagang Tionghoa pada tahun 1400-an atau pada masa kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Dugaan itu didasarkan pada sejarah hubungan diplomatik antara Majapahit dengan sebuah kerajaan Cina.

Demi keamanan, kata Joko, pihaknya juga akan bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten setempat untuk memberikan pengarahan kepada warga tentang pentingnya membantu menjaga objek tersebut.

Tak hanya di Trenggalek, penemuan gerabah kuno juga ditemukan di Bojonegoro Jawa Timur. Di Desa Trucuk. Selain ada gerabah ditemukan pula artefak lain berupa koin, piring, teko, mangkuk, dan pernak-pernik masa Dinasti Tang yang berkuasa pada 618-907 masehi.

Masuknya pedagang Tiongkok ke Trenggalek, Bojonegoro, dan kawasan di Jawa Timur diperkirakan sejak sekitar abad ke-16 atau setelah runtuhnya kerajaan Majapahit. Para pedagang menggunakan Bengawan Solo sebagai jalur perdagangan untuk ke Kerajaan Demak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini