Home Jejak 49 Tahun Lalu, Kereta Parahyangan Beroperasi

49 Tahun Lalu, Kereta Parahyangan Beroperasi

Pada 31 Juli 1971, Perusahaan Nasional Kereta Api (PNKA) yang kini dikenal dengan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) meluncurkan Kereta Api Parahiangan atau Parahyangan. Kereta ini menyambungkan Bandung-Jakarta.

Kereta Api Parahyangan merupakan kereta api yang termasuk kelas bisnis. Di awal pengoprasian Parahyangan mampu menempuh jarak Bandung-Jakarta selama dua jam tiga puluh menit.

Dikutip dari Goodnewsfromindonesia.com, saat awal pengoperasiannya, kereta api ini sering beroperasi dengan lokomotif BB301 sebagai penarik. Lokomotif BB304 sempat dioperasikan sebagai penarik sebelum tergantikan oleh lokomotif CC201.

Pada tahun 1980-an, KA Parahyangan sempat menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian menuju Jakarta maupun Bandung, hal ini dapat dibuktikan adanya pengoperasian KA Parahyangan dengan empat belas kereta dalam satu rangkaian.

Media 1990-an menjadi masa keemasan bagi Parahyangan, meskipun diluncrukan Kereta Argo Gede.

Parahyangan pernah mencapai 39 perjalanan pada 1998, termasuk perjalanan fakultatif maupun yang hanya berjalan pada musim libur.

Parahyangan dan Argo Gede menjadi tambang uang Perumka (Nama PNKA pada tahun 1991), mengingat tingginya minat masyarakat pada rute Bandung-Jakarta.

Demi meningkatkan okupansi penumpang, PT KAI sempat memberlakukan diskon tarif mulai 7 Maret 2008 sebelum layanan kereta api ini dihentikan pada 27 April 2010.

Kekecewaan yang muncul dari pelanggan karena KA Parahyangan dihentikan pengoperasiannya membuat PT KAI menghidupkan layanannya lagi. KA Parahyangan dilebur dengan layanan kereta Argo Gede di mana namanya menjadi KA Argo Parahyangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Beberapa Versi Mengenai Gunung Sidahurip, Ada Piramida atau Tidak?

Gunung Sidahurip merupakan sebuah gunung yang berdiri kokoh di daerah Karangtengah, Kabupaten Garut. Gunung ini mungkin jarang disebut namanya oleh para pendaki atau kelompok...

Transformasi Layanan Psikologi Balanceway.id Di Tengah Pandemi COVID-19

Hampir mendekati 1 tahun kita berada di tengah pandemi Covid-19, hal ini memaksa semua bidang untuk beradaptasi dengan lebih cepat. Banyak kesulitan...

Klenteng Tjo Soe Kong Tanjung Kait: Kokoh diterjang Tsunami Letusan Krakatau Tahun 1883

Sekitar Agustus 1883, Hujan abu panas turun di Ketimbang atau saat ini dikenal dengan nama desa Banding, Rajabasa, Lampung. Kurang lebih 1000...

Rumah Multatuli: Cagar Budaya Terabaikan dari Sang Pemilik Tinta Emas

Berbagai situs bersejarah Indonesia, mulai dari zaman prasejarah hingga masa kolonialisme, masih terpelihara dengan baik hingga saat ini. Namun sayang, ada beberapa...

Komentar terkini